4 Ayat Dengan Redaksi Sama Peringatkan Gempa Dan Hikmah di Dalamnya

thumbnail

islamasyik.com
“Islam Itu Asyik Tapi Jangan Diusik.
Islam Itu Ramah Tapi Tidak Lemah.
Islam Itu Mudah Tapi Jangan Dimudah-mudahkan.”

Terdapat empat ayat suci yang diungkapkan dua kali berkaitan dengan kasus gempa bumi. Gempa yang meluluhlantakkan suatu negeri beserta umat didalamnya. Gempa itu tak kalah kedahsyatan dengan gempa bumi yang kerap terjadi saat-saat ini.

Dua ayat yang menjelaskan kasus gempa ada dalam surat Al-A’raf dengan lafaz yang sama. Pada ayat 78 mengungkapkan kasus gempa yang menimpa umat Nabi Shaleh:

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ
“Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.”

Bacalah: Benarkah Bumi Sudah Masanya Hancur Karena Melewati Zaman Geologis Baru, Ini Penejelasan Ilmuan

Dan juga terdapat pada ayat 91 di surat yang sama yaitu kasus gempa yang terjadi pada umat Nabi Syuaib.

Firman Allah SWT:
فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

”Lalu, mereka dibinasakan oleh gempa bumi sehingga pagi harinya mereka bergelimpangan dalam rumahnya.”

Pada surat Hud ayat 67 juga menjelaskan kasus gempa umat Nabi Shaleh.

Firman-Nya:
وَأَخَذَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا ٱلصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا فِى دِيَٰرِهِمْ جَٰثِمِينَ

”Dan, orang-orang yang aniaya itu ditimpa suara gemuruh, lalu mereka bergelimpangan dalam rumahnya.”

Bacalah: Kasus Virus Corona di Tanah Kelahiran Nabi Paling Mulia semakin Mewabah. Benarkah Ini Tanda Kiamat?

Dan terdapat pada Surat Al-‘Ankabut ayat 37, kasus gempa yang dialami umat Nabi Syuaib. Firman-Nya:
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

”Lalu mereka mendustakannya (Syuaib), kemudian mereka disiksa dengan gempa raya, lalu di pagi hari mereka bergelimpangan dalam rumahnya.”

Selayaknyalah 4 ayat tersebut membuat manusia semakin hati-hati dan tangkas mengambil ibroh dengan 3 point perenungan:

Pertama, kasus gempa juga terjadi di masa dulu. Bahkan mungkin akan terjadi pada masa yang akan datang. Manusia hendaknya selalu hati-hati akan terjadinya gempa dan selalu menjaga dari murka Allah.

Kedua, gempa terjadi atas kehendak Allah SWT.
Walaupun menurut ilmuwan penyebab gempa adalah gunung meletus atau pergeseran lempeng bumi, melainkan semua itu tidak lain dari kehendak-Nya.

Bacalah: 3 Hadits Nabi Muhammad SAW yang Menjelaskan Wabah Menular (Tha’un)

Ketiga, gempa bumi pada masa Nabi Shaleh dan Nabi Syuaib ada hubungannya dengan umatnya yang durhaka pada Allah dan Rasul-Nya.

Sebagai manusia yang dhoif kita wajib berserah diri kepada Allah. Gempa bumi yang melanda negeri menguji kita melatih kesabaran dan introspeksi diri.

Rasulullah SAW, ”Umatku ini dirahmati Allah dan tidak disiksa di akhirat, akan tetapi siksaan mereka di dunia berupa fitnah-fitnah, gempa bumi, peperangan, dan musibah-musibah.” (HR Abu Daud).

Source; republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top