Hanya 4 Pertanyaan Allah di Hari Kiamat Tapi Membuat Manusia Sangat Bingung

thumbnail

Pada saatnya nanti kiamat pasti tiba walaupun tak ada satu orangpun yang tahu kapan tepatnya terjadi kiamat itu. Namun sudah banyak tanda-tanda dari kiamat yang sudah terjadi.

Pada hari itu manusia dalam kebingungan yang sesungguhnya. Matahari tinggal sejengkal panasnya sungguh tak terhingga. Banyak manusia yang tenggelam dengan peluhnya sendiri. Namun juga ada yang dalam ketenangan.

Dari saking bingungnya banyak umat nadi terdahulu mengeluh dan mendatangi nabi tapi tak ada satupun nabi yang bisa memberi syafaat kecuali Nabi Muhammad SAW.

Pada hari yang penuh dengan rasa bingung itu Allah memberi 4 pertanyaan pada umat manusia, seperti yang diterangkan dalam hadits.

Dari Abu Barzah, Rasulullah SAW bersabda :

Saat Siti Aisyah Berkata Kasar karena Cemburu pada Nabi, Abu Bakar Ingin Menamparnya

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba nanti pada hari Kiamat, sehingga Allah akan menanyakan tentang 4 perkara:
Pertama, Tentang umurnya dihabiskan untuk apa.
Kedua, Tentang ilmunya diamalkan atau tidak.
Ketiga, Tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan.
Keempat, Tentang tubuhnya, capek/lelahnya untuk apa”. (HR At-Tirmidzi)

Sehingga salagi kita masih ada di dunia ayo kita gunakan waktu ini dengan banyak beribadah pada Allah. Karena penentuan baik buruknya nasib kita di akhirat itu tergantung amal kita di dunia.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah SAW bersabda:

Ulasan Tuntas dan Dialog Nabi SAW Tentang Kiamat Pada Sekelompok Manusia

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara :
Pertama, Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu.
Kedua, Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu.
Ketiga, Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu.
Keempat, Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.
Kelima, Hidupmu sebelum datang matimu. (HR Al-Hakim dalam Al-Mustadraknya 4 : 341)

Dari hadits di atas kita sudah di beri peringantan agar melakukan lima perkara sebelum datangnya lima perkara yang lain. Semoga kita selamat dari nasib yang buruk di akhirat kelak.

Source: sindonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top