Hukum Menabrak Kucing Tak Sengaja Hingga Mati

thumbnail

Hewan merupakan makhluk Allah yang harus kita sayangi dan tidak boleh mendzalimi pada hewan. Termasuk kucing, hewan ini adalah salah satu hewan kesayangan Nabi SAW. Kita wajib menjaganya. Namun bagaimana jika kita menabraknya dengan tidsak sengaja?

Jika kita nabrak kucing dengan tidak sengaj, maka oran itu tidak menanggung resiko apapun. Namun jika kucing yang ditambrak milik orang lain. Maka dia harus menanggung ganti rugi pada pemiliknya.

Insyallah Syahid. Santriwati (13) Berstatus PDP Meninggal. Ini Histori Perjalanannya sebelum Meninggal

Allah berfirman,

وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُم بِهِ وَلَكِن مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

“Tidak ada dosa bagi-mu untuk perbuatan yang kamu tidak senngaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu.” (QS. al-Ahzab: 5).

Dan orang yang menabrak  kucing tidak sengaja hingga mati maka orang itu wajib menguburnya, supaya bangkainya tidak mengganggu orang lain.

Sosok Dr. Soleh al-Fauzan pernah ditanya hukum menabrak kucing.

Ibu Durhaka! Bocah 8 Bulan Ini Lumpuh Dan Tinggal Kedua Ortunya pada Bibinya

Jawaban beliau adalah sebagai berikut;

أما إذا لم تتمكن من ذلك ودهستها من غير قصد ولم تتمكن من الامتناع عنها فلا حرج عليك من ذلك، وإنما تأثم لو تعمدت قتلها بدون مسوّغ؛ لأنها حيوانات لها حرمة وليست مؤذية

Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan lalu anda menelindasnya tanpa kesengajaan ingin menghabisi nyawanya karena anda tidak bisa menghentikan kendaraan secara mendadak maka anda tidak berdosa.

Anda berdosa karena membunuh hewan manakala anda dengan sengaja membunuhnya tanpa adanya alasan pembenar yang bisa dibenarkan karena hewan itu memiliki kehormatan dan dia tidak menyakiti anda.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top