Inilah Rahasia Waktu yang Disebut Al-Qur’an Sampai 2 Kali Pada Surah yang Berbeda

thumbnail

Kebanyakan waktu digunakan oleh orang sebagai pengingat ketika bekerja, masuknya shalat, berubahanya siang malam dan bergantinya tahun.

Akan tetapi waktu bukan hanya menjadi pengingat seperti diatas. Melainkan pengingat akan dekatnya hari kiamat.

Kata al-Waqt dalam Al-Qur’an sering dikaitkan dengan hari kiamat. Oleh karena itu, lebih menunjukkan terhadap hari kiamat.

Ketika Nabi SAW Berbicara Hati, Nabi Daud dan Imam Ghazali Bicara Rindu
Kata al-Waqt hanya disebutkan dua kali dalam Alquran, yaitu dalam QS al-Hijr ayat 38:

إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ

“Sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan.”

Dan QS Shad ayat 81 dalam bentuk kalimat yang sama:

إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ

“Sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat).”

Hakikat waktu adalah hari kiamat yang mengingatkan kita bahwa kiamat sudah dekat. Ada masanya dalam penghujung perjalanan hidup kita akan bertemu dengan kiamat.

Hari demi hari umur kita semakin berkurang, waktu terus bertambah dan kiamat semakin dekat. Hanya tinggal menunggu waktu hancurnya saja. Semuanya itu menunjukkan bahwa kiamat benar-benar ada.

Masjidil Haram Sediakan Aplikasi Canggih Bisa Menjelajah Seluruh Penjuru Masjid

Secara logika, makanan mempunyai masa kadaluwarsa, tumbuhan, hewan dan manusia aka mati. Begitu juga dengan alam semesta ini akan mengalami hari kiamat. Selain Allah mempunyai batas akhir.

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

“Allah telah menciptakan kamu sekalian dalam keadaan lemah, lalu menjadikan kamu dari keadaan lemah itu menjadi kuat, lalu menjadikan dari keadaan kuat itu lemah dan beruban.” (QS al-Ruum [30]: 54).

Lockdown 5 Bulan Pria China Ini Berat Badannya Nambah 100kg, Tak Bisa Tidur 48 Jam

Kelak, semua manusia akan diminta pertanggung jawaban atas apa yang telah diperbuat di dunia. Pertanyaan mendasar pada hari kiamat adalah tentang waktu.

Dari Muadz bin Jabal, sesungguhnya Nabi SAW bersabda:

لا تزولُ قَدَمَا عبدٍ يومَ القيامةِ حتَّى يُسألَ عن أربعٍ عَن عُمُرِه فيما أفناهُ وعن جسدِهِ فيما أبلاهُ وعن عِلمِهِ ماذا عَمِلَ فيهِ وعن مالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وفيما أنفقَهُ

“Tidak akan bergeser sepasang kaki seorang hamba pada hari kiamat, sehingga ia ditanya empat perkara; bagaimana umurnya ia habiskan,
bagaimana waktu muda ia gunakan, bagaimana harta bendanya didapatkan dan dibelanjakan, dan apa yang telah dikerjakan dengan ilmunya.” (HR Thabrani dengan sanad yang sahih).

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top