Ketika Isa Kecil Membuat Mainan Burung Dari Tanah, Ajaib Bisa Terbang

thumbnail

Nabi Isa putra Maryam ketika masih kecil bermain dengan teman-temannya membuat burung-burung kecil dari tanah liat. Teman-temannya gagal dalam membuat hal itu, kemudian pergi untuk mengadu kepada orang tuanya. Berita itu terdengar oleh pemuka agama. Mereka berkata, “Tidak benar melakukan hal itu pada hari sabat.” Yaitu hari Sabtu.

Mereka pergi ke kolam untuk menemui Nabi Isa yang sedang duduk. Mereka bertanya dimana burung-burung yang terbuat dari tanah liat itu. Nabi Isa menunjuk burung-burung yang telah dibuat itu sedang terbang.

Seorang tua-tua berkata, “Dia tidak melanggar terhadap hari sabat. Bukan dia yang membuat burung-burung yang terbang itu. Mustahil ada orang yang dapat membuat burung bisa terbang.”

Kisah Pemuda Curhat Pada Nabi, Pernah Zina Dengan Mayit Gadis dan Ingin Taubat. Ini Respon Nabi

“Sungguh keterampilan yang begitu mengagumkan. Aku akan mempelajarinya,” kata yang lain.

“Itu bukan keterampilan, itu sebuah tipuan,” ungkap yang ketiga.

Dengan demikian, tidak ada yang melanggar pada hari sabat. Kekreatifan itu tidak bisa diajarkan kepada siapapun. Adapaun tentang penipuan, para tua-tua sebagaimana juga kanak-kanak tersebut telah menipu dirinya sendiri, karena mereka tidak paham terhadap pembuatan burung-burung itu.

Alasan orang-orang tidak bekerja ketika sabat telah dilupakan. Mana yang berupa tipuan atau bukan. Pemahaman tentang tidak bolehnya bekerja pada hari sabat merupakan sebuah kecacatan dari pemuka agama itu. Mereka tidak mengetahui maksud dan tujuan dari sebuah keterampilan, Itu pula yang terjadi dalam peristiwa pemanjangan papan kayu.

Source: sindonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top