Kisah Nabi SAW Berinteraksi Dengan Tiang Masjid Nabawi Lakaknya Orang Hidup

thumbnail

Banyak orang yang menganggap bahwa benda mati tidak mempunyai ruh dan nafas. Namun, sejatinya mereka bernafas dan mempunyai ruh. Hal itu telah dibuktikan dengan fakta dan juga bukti agama.

Telah dijelaskan dalam buku Kafilah Al-Fatihah karya Je Abdullah bahwa benda mati juga memiliki perkara batin yang harus di ketahui oleh manusia. Banyak sunnah yang menganjurkan kita agar menyapa kehidupan batin dengan baik.

Mengapa Nabi SAW Seorang Ummi, Ini Alasan Logis Dari Penyair Kuno

Adapun salah satu contoh dari hal itu adalah umat Islam dianjurkan masuk dan keluar masjid dari arah yang berbeda agar dapat lebih banyak menyentuh tempat-tempat di masjid karena mereka hidup dan juga kelak akan menjadi saksi.

Imam Bukhari pernah meriwayatkan beberapa kejadian yang dianggap tidak biasa. Salah satunya adalah tiang-tiang Masjid Nabawi yang menggunakan batang pohon kurma. Beliau berkata, “Dahulu Nabi saat berkhutbah biasanya akan bersandar pada salah satu batang kurma itu,”.

Masjid Berusia Ratusan Tahun Dibangun Tanpa Paku, Ini Rahasianya

“Ketika telah dibuatkan mimbar dan beliau berkhutbah dengan berdiri di atasnya, terdengar suara dari batang kurma itu seperti suara unta yang sedang melahirkan. Nabi lalu mendatanginya dan meletakkan tangannya pada batang kayu itu hingga ia terdiam,”.

Dijelaskan bahwa kisah ini benar-benar jelas terjadi, disaksikan oleh para sahabat yang menunjukkan bahwa kekuatan batiniah ternyata memiliki eksistensi dengan dinamikanya tersendiri.

Sesungguhnya benda yang dianggap mati adalah hidup bahkan memiliki kecerdasan.

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top