Kontroversi Pendapat Turunya Adam Hawa Dari Rumah Surga. Mana yang Benar?

thumbnail

Nabi Adam dan Siti Hawa adalah sepasang suami istri dan merupakan ayah ibu dari seluruh manusia di muka bumi ini. Awalnya keduanya tinggal di surga dengan bahagia.

Namun, setelah mereka melanggar perintah Allah dengan memakan buah huldi, Allah memberikan hukuman kepada keduanya dengan diturunkan ke bumi. Ada perbedaan pendapat mengenai tempat diturunkannya Nabi Adam dan Siti Hawa.

Ternyata Ini Makhluk Pertama Dicipatakan Allah Sebelum Nabi Adam

Dalam buku Kisah Para Nabi, Ibnu Katsir mengatakan bahwa ada hadits yang menjelaskan tentang hal itu. Dari Ibnu Abbas, dia berkata:

أُهبِطَ آدمُ إلى أرضٍ يقالُ لَها دَحنا بينَ مَكَّةَ والطَّائفِ

“Adam diturunkan ke bumi tepat di suatu wilayah yang benama Dahna. Tempat itu terletak antara Makkah dan Thair.

Adapun menurut Ibnu Abi Hatim dan riwayat lain Hasan, Nabi Adam diturunkan di India, Siti Hawa diturunkan di Jeddah, Iblis di Dastimyan Basrah dan ular di Isbahan.

Risalah Al-Qur’an Disebarkan Dengan Darah dan Air Mata

Sedangkan menurut As-Sa’idi, Nabi Adam di turunkan di Sri Lanka, dan pada saat itu pula Hajar Aswad diturunkan oleh Allah SWT. Nabi Adam diturunkan ke bumi dengan membawa segenggam daun surga. Beliau pun menanamnya sehingga tumbuhlah pohon yang bagus disana.

Adapun menurut riwayat Ibnu Umar dan Ibnu Abi Hatim, Nabi Adam diturunkan di Shafa dan Siti Hawa diturunkan di Marwa.

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top