Mengapa Ada Kesulitan Dalam Hidup, Allah Jawab Dengan 7 Ayat Ini (1)

thumbnail

Jika kita mengalami kesulitan hendaknya membaca ayat Al-Qur’an surat Al-Insyirah ayat 5-6:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.“

Banyak orang yang berfikir mengapa Allah tidak membuat hidup kita senang selamanya? mengapa masih menemukan kesulitan?

Mengapa orang-orang Islam di Suriah harus terbunuh dan terluka?. Mengapa mereka harus menderita akibat orang-orang yang tidak suka terhadap Islam?.

Sebagaimana dilansir di About Islam. Seseorang yang membaca Al-Qur’an akan menemukan jawaban atas kejadian tersebut.
Inilah beberapa ayat yang akan menjawab mengapa ada kesulitan dalam kehidupan.

Ini Pandangan Kehati-hatian Ulama yang Mengharamkan Musik

Pertama, QS Muhammad ayat 4

فَإِذَا لَقِيتُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا فَضَرْبَ الرِّقَابِ حَتَّىٰ إِذَا أَثْخَنْتُمُوهُمْ فَشُدُّوا الْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَاءً حَتَّىٰ تَضَعَ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ۚ ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَاءُ اللَّهُ لَانْتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَ بَعْضَكُمْ بِبَعْضٍ ۗ وَالَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَلَنْ يُضِلَّ أَعْمَالَهُمْ

“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.”

Ayat diatas menjelaskan bahwa orang-orang yang benar harus melewati kesulitan karena Allah mampu mengalahkan musuh-musuh-Nya tanpa bantuan orang-orang beriman. Dia, tentu, mampu melakukan apa saja.

Namun, sunnah (hukum) Allah adalah melakukan itu melalui kita sehingga kita akan diuji. Hidup ini tidak lain adalah ujian. (QS Al-Mulk: 2).

Bagian dari ujian ini adalah agar Allah menunjukkan siapa yang akan membela kebenaran dan mendukungnya. Jika bukan karena masa-masa sulit seperti ini, orang akan selalu mengklaim bahwa mereka berdiri pada kebenaran. Klaim ini harus diverifikasi dengan ujian dan kesengsaraan. (QS Al-`Ankabut: 2)

Sains Ungkap Fakta Luar Biasa Tentang Putaran Tawaf yang Persis Putaran Galaksi dan Atom

Kedua, QS Al-Baqarah ayat 214

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”

Ayat tersebut menjelaskan bahwa pernyataan tersebut dibuat oleh sebuah kelompok orang beriman dan utusan mereka ketika mereka mengalami kesulitan dan mereka terguncang di jalan menuju Allah. Allah berfirman kepada Rasul-Nya, kepada orang-orang beriman, dan kepada seluruh umat manusia bahwa jalan menuju Allah dipenuhi dengan kesulitan:

Ayat tersebut menegaskan kembali bahwa menghadapi masa-masa sulit yang tidak dapat dihindari, akan membawa perhatian pembaca pada tiga keyakinan penting yaitu kemenangan merupakan milik Allah, sangat dekat, dan sebut Dia untuk mewujudkannya.

Inilah Penjelasan Tentang “Allah Bisa Berhutang Pada Hambanya”

Kesulitan yang dibuat oleh Allah akan menghubungkan orang-orang yang beriman kepada Allah secara komprehensif. Hati mereka akan semakin dekat dengannya dan hanya pada Allah mereka menaruh harapan. Kesulitan yang dialami oleh orang-orang beriman akan memelihara tauhid mereka yang tidak mungkin dilakukan pada masa-masa mudah.

Ketiga, QS Ali Imran ayat 141

وَلِيُمَحِّصَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ

Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir.”

Usai perang Uhud saat kekalahan parsial menimpa tentara Muslim, ayat-ayat turun pada orang-orang beriman untuk menghibur mereka, memperbaiki kesalahan, menganalisis peristiwa itu, dan menjelaskan apa yang terjadi.

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top