Sebelum Covid 19, Inilah Virus-Virus yang Mematikan di Dunia

thumbnail

islamasyik.com

“Islam Itu Asyik Tapi Jangan Diusik.
Islam Itu Ramah Tapi Tidak Lemah.
Islam Itu Mudah Tapi Jangan Dimudah-mudahkan.”

Akibat virus yang menghebohkan dunia angka kematian terus bertambah. Secara global, hingga Rabu (15/4) kasus covid 19 sudah tembus 2 juta kasus dengan 127 kematian di seluruh penjuru dunia. Jutaan kasus tersebut tersebar di 210 negara dan wilayah.

Selain corona virus inilah adalah virus-virus yang pernah membuat geger dunia, dilansir dari Live Science:

Pertama, Influenza
Virus yang satu ini dapat menyebabkan flu musiman. Virus ini mengakibatkan kematian hingga 500 ribu orang per tahunnya.

Bacalah: AS Tawarkan Obat Covid 19 Ke Iran padahal Negaranya juga Terjangkit. Iran: Licik dan Kejam

Pandemi flu yang paling mematikan di dunia dikenal dengan sebutan flu Spanyol. Flu Spanyol ini mulai terjadi pada 1918 hingga menyebabkan 40% populasi dunia menjadi sakit. Wabah Flu Spanyol ini menyebabkan angka kematian sekitar 50 juta orang.

Kedua, Dengue
Virus dengue awal mula muncul pada 1950-an di negara Filipina dan Thailand. Virus dengue bisa menyebar wilayah tropis dan subtropis di segala penjuru dunia. Hingga 40% dari populasi dunia saat ini tinggal di area endemi dengue.

Ketiga, Virus Marburg
virus Marburg Ini diidentifikasi oleh Seorang Ilmuwan pada 1967. Virus ini teridentifikasi saat terjadi wabah kecil di antara pekerja-pekerja laboratorium di Jerman akibat monyet-monyet yang terinfeksi dari Uganda.

Orang yang terkena virus ini akan mengalami demam tinggi dan perdarahan di seluruh tubuh. Membuat tubuh menjadi syok, hingga mengalami kegagalan organ serta kematian.

Keempat, Virus Ebola
Menurut sejarah, Wabah Ebola pertama terjadi di Sudan dan Republik Demokratik Kongo pada 1976. Ebola menular melalui kontak dengan darah, cairan tubuh lain, atau jaringan tubuh dari orang-orang dan hewan yang terinfeksi.

Bacalah: Akibat Corona, Tak Bisa Kerja, Yuyun Tak Makan 4 Hari, Sang Anak Puasa Seminggu

Strain-strain dari virus Ebola punya kemampuan mematikan yang sangat bermacam-macam. Strain Ebola Reston misalnya, tidak membuat manusia jatuh sakit. Akan tetapi, strain Bundibugyo dapat menyebabkan kematian dengan tingkat kematian hingga 50 persen. Strain Sudan juga diketahui dapat menyebabkan kematian hingga 71%. Wabah Ebola ini juga terjadi di Afrika Barat pada 2014 lalu merupakan wabah terbesar dan paling rumit yang pernah ada.

Kelima, Rotavirus
Infeksi rotavirus ini menyebabkan diare berat pada bayi dan anak kecil. Virus ini bisa menyebar cepat melalui rute fecal-oral. Kematian pada anak akibat infeksi rotavirus sangat jarang ditemukan di negara-negara maju. Dan virus ini masih menyebabkan penyakit mematikan di negara-negera berkembang.

Keenam, Rabies
Sejak 1920-an, vaksin rabies bagi hewan sudah membantu manusia mencegah terjadinya infeksi virus rabies yang menyebabkan penyakit rabies atau anjing gila. Dengan demikian, kasus rabies sudah sangat jarang ditemukan di negara-negara maju. tetapi, kasus rabies masih menjadi masalah serius di India dan sebagian Afrika.

Bacalah: Tak diurus keluarganya, Jenazah Hindu dipikul Umat Islam ke Tempat Kremasi

Ketujuh, HIV
Sekarang ini, virus HIV masih menjadi salah satu pembunuh terbesar bagi manusia. Kira-kira sekitar 36 juta orang tewas akibat infeksi HIV mulai virus ini pertama kali muncul pada 1980-an.

Kedelapan, Cacar
Jauh sebelum dunia bebas dari cacar 1980, selama ribuan tahun manusia harus berkawan dengan cacar. Pada abad ke-20, cacar menyebabkan 300 juta kasus kematian.

Kesembilan, Hantavirus
Hantavirus pulmonary syndrome (HPS) pertama kali di sorotan di Amerika Serikat 1993. Waktu itu, pemuda sehat dan tunangannya yang tinggal di area Four Corners tewas hanya dalam hitungan hari setelah mengeluhkan nafas memendek. Beberapa bulan keudian baru ditemukan bahwa hal itu disebabkan oleh infeksi hantavirus.

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top