3 Macam Ijabahnya Doa yang Diberikan Allah SWT

thumbnail

Surah Al-Fatihah juga disebut sebagai ummul kitab karena semua yang ada di dalam Al-Qur’an terkandung dalam surah Al-Fatihah. Allah menurunkannya sebagai kunci pembuka kebajikan.
Al-Fatihah memiliki banyak nama. Diantaranya, Syafi, Al Kafi, Ar Ruqyah, Sab’ul Matsani dan Ummul Kitab.

3 Perkara Ini Dapat Menyempurnakan Iman Seorang Hamba

Dahulu pada masa sahabat Nabi surah Al-Fatihah dijadikan obat dalam segala macam penyakit. Terbukti bahwa surah tersebut sangatlah ampuh.

Lalu megapa pada masa sekarang Al-Fatihah kurang begitu ampuh?. Apakah ruh al-fatihah tidak hadir dalam hati kita ketika membaca karena kurang memahami makna dan kandungannya?.

Menurut ustadz Adi Hidayat kurang ampuhnya Al-Fatihah pada masa sekarang karena banyak orang yang tidak memahami akan sifat khusus terkait makna Al-Fatihah.

Ketika mereka membacanya hanya sebatas lisan bukan bersember dari hati. “Orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT, hatinya akan memancarkan cahaya iman ke seluruh tubuhnya dan mewarnai segala aktivitasnya,” jelanya.

Ustadz Adi menjelaskan, “إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya pada-Mu kami memohon permohonan.”

“Ini perjanjian antara ‘Aku’ (Allah) dengan ‘hamba-Ku’. Jika benar, apa pun yang diminta oleh hambaku maka akan ‘Aku’ kabulkan,” jelas dia.

Orang Paling Tampan di Masa Umar bin Khattab yang Dihukum Agar Jelek

Ustadz Adi menjelaskan bahwa doa ada tiga macam:

1. Memohon Langsung Diijabah
Doa jenis ini ketika seorang hamba meminta kepada Allah, maka saat itu pula Allah mengabulkan apa yang ia minta. Seperti doa Nabi Zakariya yang memohon dikaruniai anak, maka pada saat itu juga Allah memberi istrinya kehamilan.

2. Diijabah Ketika Sudah Sanggup
Doa ini Allah kabulkan ketika sang hamba sanggup untuk menerima apa yan dimintanya, contohnya, ketika Nabi Muhammad memohon agar Allah memerintahkan berkiblat ke ka’bah. Doa tersebut dikabulkan tiga tahun setelah hijrah.

Benarkah Memakai Susuk Membuat Susah Ketika Sakaratul Maut?

3. Diijabah Tidak Sesuai Apa yang Diminta
Ketika kita memohon sesuatu kepada Allah, Ia memberikan sesuatu yang tidak kita mohon. Seperti halnya, ketika kita meminta A, Allah memberikan B. Hal itu dikarenakan Allah lebih tahu apa yang yang terbaik bagi kita.

“Doa akan cepat dikabulkan ketika kita selalu beribadah kepada Allah. Mendekatkan diri dan menyerahkan segala urusan kepadanya. Apabila doanya ingin cepat dikabulkan maka tingkatkan ketaqwaan kepadanya,” jelasnya.

Source: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top