Kategori: Fiqh

Meninggal Dalam Keadaan Bertato, Wajibkah Dihilangkan?

Tato adalah suatu anda yang dibuat dengan memasukkan pigmen ke dalam kulit. umat Islam dilarang memasang tato karena hal tersebut menyebabkan air tidak masuk kedalam kulit sehingga mengakibatkan wudhuk tidak sah. Lalu bagaimana jika seorang Muslim meninggal dunia dengan tubuh bertato? Perlukah menghilangkannya terlebih dahulu sebelum dimakamkan?. Syekh Ali Fakhr, Anggota Komisi Fatwa Darul Iftaa […]

Imam Duduk dan Makmum Sholat Berdiri, Bolehkah?

Shalat berjamaah tidak hanya bisa dilakukan di Masjid saja. Umat Islam juga bisa melakukannya di rumah dengan sang suami menjadi imam dan istrinya menjadi makmum. Namun, bagaimana jika imam tersebut tidak bisa melaksanakan shalat dengan berdiri karena kakinya sedang sakit? Anggota Komisi Fatwa di Dar Al Iftaa Mesir, Syekh Dr Mahmud Syalabi, menjawab ketika diberikan […]

Najiskah Sisa Darah Pada Daging Padahal Sudah Dicuci?

Ketika hewan ternak yang halal menurut Islam disembelih, terkadang, masih tersisa darah di dalam daging dan tulangnya meskipun sudah dicuci. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana hukum memasak daging tersebut yang masih tersisa darah di dalamnya?. Selain 5 Pertanyaan Inilah Permohonan Mungkar Nakir yang Membuat Mayit Tak Berkutik Sebagian besar orang Islam yang menjual daging dicuci […]

4 Perbedaan Hukum Masuk ke Dalam Gereja

Gereja merupakan tempat ibadah orang Kristen. Di dalamnya terdapat patung, gambar-gambar dan lain sebagainya. Perihal boleh tidaknya seorang Muslim masuk ke dalamnya, ulama berbeda pendapat mengenai hal itu. Pertama, haram Ulama yang mengharamkan seorang Muslim masuk ke dalam gereja adalah Mazhab Hanafi dan Syafiiyah (pengikut Imam Syafii). Adapun Hanafiyah mengharamkan secara mutlak dengan alasan banyak […]

Bolehkah Kena Diare Membatalkan Puasa Karena Lemes?

Berpuasa tak menutup kemungkinan juga terkena penyakit deare. Orang yang kena deare akan kehilangan cairan, dan merasa lames. Lantas apakah harus melanjutkan puasanya atau boleh membatalkan puasanya? Haram Masuk Surga Bagi Pemimpin yang Mati Menipu Rakyat? Allah telah memberikan dispensasi bagi orang yang sedang dan tidak mampu berpuasa maka boleh membatalkan puasanya. Kemudian bisa digantinya […]

Hukum Cebok (Istinjak) Menggunakan Tisu

Sering kita temui toilet di kota-kota besar menyebiakan tisu untuk membersihkan najis (istinja) setelah buang air. Lantas bagaimana hukumnya beristinja menggunakan tisu? Istinja atau cebok merupakan usaha dalam menghilangkan najis. Istinja bukan hanyakhusu menggunakan air saja tetapi juga bisa dengan batu, atau barang yang kasar baik saat ada air atau tidak. Kisah Sayangnya Nabi SAW […]

Hukum Memadukan Antara Niat Puasa dan Diet

Puasa merupakan ibadah yang harus dengan niat yang di malamkan pada waktu malamnya. Hal ini berdasarkan hadis Nabi: “Keabsahan beberapa amal bergantung kepada niat-niatnya” (HR al-Bukhari). Batas minimal niat cukup dengan qashdul fi‘li dan ta’yin. Artinya adalah sengaja berpuasa, seperti “aku niat berpuasa”. Adapun yang dimaksud Ta’yin menentukan jenis puasanya, seperti puasa Ramadhan, puasa qadha Ramadhan, […]

Nabi Muhammad Tidak Punya Bayangan, Apakah Itu Benar?

Nabi Muhammad manusia yang tak seperti manusia biasa. Para ulama sering menyebut Rasulullah sebagai Basyarun Laa Kal-Basyar. Beliau beda dengan manusia pada umumnya. Beliau memiliki beberapa kekhususan dan kelebihan sebagai mukjizat dan bukti kenabian. Nabi Pernah Diminta Agar Berdoa Kebinasaan Orang Kafir, Ini Jawaban Bijak Nabi SAW Dalam buku Muhammad Manusia yang Tidak Seperti Manusia […]

Hukum Nge-Prank Seseorang Dalam Pandangan Syariat Islam

Prank artinya lelucon. Sejatinya prank adalah humor. Oleh karena itu prank dirancang untuk membuat orang-orang tertawa. Jika prank sampai terhadap katagori mengintimidasi, menakut-nakuti orang lain maka itu tidaklah dibenarkan. Sangat banyak kasus prank yang keterlaluan sampai menjadi bagian dari program acara televisi. Dalam Islam, prank tidaklah dibenarkan. Allah melarang kita melakukan permainan semacam ini. Mainan […]

Bukan Hanya Islam, Agama Yahudi, Kristen Bahkan Orang Yunani Mengecam Keras Riba

Riba secara bahasa bermakna: ziyadah (tambahan). Adapun menurut istilah adalah pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil. Jadi dapat disimpulkan bahwa riba adalah pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual beli maupun pinjam meminjam secara batil. 1. Dalam perspektif Islam Menurut imam Sarakhsi, riba adalah tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya iwadh […]

Back To Top