Inilah Kisah Laki-Laki yang Rela Membunuh Bayinya Sendiri Karena Selalu Menangis

thumbnail

islamasyik.com

“Islam Itu Asyik Tapi Jangan Diusik.
Islam Itu Ramah Tapi Tidak Lemah.
Islam Itu Mudah Tapi Jangan Dimudah-mudahkan.”

Inilah kisah seorang laki-laki pengguna narkoba. Semua ina disebabkan teman ternan yang tidak baik. Setiap hari ia mencaci maki dan memukul rinya. Pada suatu hari, ia kernbali ke rumahnya setelah menggunakan narkoba. la dapati istrinya sedang menyusukan bayinya. Ketika bayinya menangs, la berkata kepada isrrinya, “Diamkan anak itul” Istrinya berusaha
mendiamkan bayinya, akan tetapi bayinya tetap tidak mau diam.

Suaminya yang pecandu narkoba itu kembali berkata, “Jika karmu tidak bisa membuatnya diam, saya akan membunuhnya.” Istrinya kermbali berusaha lebih keras dari yang pertama kali agar bayinya diam, akan tetapi bayinya tetap tidak diam. Tiba tiba suaminya bangkit dan menarik bayi itu dani susuan istrinya, kemudian membawa bayi tersebut ke dapur sambil mencari pieau. Istrinya berteriak rmemanggil para tetangga, “Tolonglah
saya, akan membunuh bayi saya.” Banyak orang datang, mereka sangat cemas dan mereka sangat terkejut ketika menyaksikan kejahatan yang amat sangat buruk telah terjadi di depan mata mereka. Mereka memasSuki rumah setelah suami pecandu narkoba itu menyembelih leher bayinya, Sementara
ia tertawa seperti orang gila.

Sekarang ia menghabiskan sisa usianya di balik dinding penjara. Semua itu disebabkan narkoba. Inna lillabi wa inna ilaihi raji’un.

disadur dari buku Semua Ada Saatnya karangan Syaikh Mahmud Al-Mishri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top