Maksud “Lebih Baik Dari 1000 Bulan”, Ini 5 Penafsiran Ulama

thumbnail

Malam 1000 bulan malam yang selalu dinanti oleh umat islam. Sejatinya tak ada seorangpun yang tahu Lailatul Qadar kapan akan turun. Ini merupakan rahasia Allah supaya manusia senantiasa tekun beribadah di dalam bulan suci Ramadhan.

Mengapa malam ini diburu oleh setia Muslim sebab lailatul qadarlebih baik dari seribu bulan.

Lamaran Ditolak Karena Tak Bisa Bayar Mahar, Kekasihnya Langsung Tewas Minum Racun

Seperti firman Allah dalam Al-Quran:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan (lailatul qadar) itu lebih dari seribu bulan.” (QS: Al-Qadar: 3)

Dalam menyikapi maksud dari “lebih baik dari seribu bulan” makan para ulama berbeda pendapat dalam ayat ini.

Menurut Ibnu Bathal dalam Syarah Shahih al-Bukhari mengatakan “‘lebih baik dari seribu bulan’ maksudnya adalah amalan yang diridhai dan disukai Allah SWT di malam tersebut, seperti shalat, doa, dll lebih utama daripada amalan seribu bulan yang tidak ada lailatul qadar di dalamnya.”

Dalam kitab tafsirnya An-Nukat wal ‘Uyun Al-Mawardi menuturkan dengan lengkap tafsiran ulama terkait ayat di atas.

Ada lima penafsiran populer maksud “lebih baik dari seribu bulan”:

Ketika Ditanya Amalam Paling Utama, Mengapa Jawaban Nabi Berbeda?

Pertama, Ar-Rabi’ mengatakan kalau lebih baik dari umur seribu bulan.

Kedua, menurut Mujahid, lebih utama dari beramal seribu bulan pada malam yang dapat lailatul qadar.

Ketiga, Qatadah; lebih baik dari seribu bulan yang tidak ada lailatul qadar pada malam itu.
Keempat, Ibnu Abi Najih dan Mujahid menuturkan sebuah kisah ada, seorang Bani Israil pernah shalat malam hingga shubuh.

Dan pagi harinya, dia berperang sampai sore. Pekerjaan ini ia lakukan selama seribu bulan.
Maka Allah SWT mengabarkan kalau beribadah pada lailatul qadar lebih baik dari amalan yang dilakukan laki-laki itu walau sampai seribu bulan.

Inilah 5 Ciri-ciri Seseorang Telah Mendapatkan Malam Lailatul Qodar

Kelima, kemudian ada yang mengatakan kalau beribadah pada malam lailatul qadar lebih baik dari kekuasan Nabi Sulaiman selama lima ratus bulan dan kekuasaaan Dzul Qarnain selama lima ratus bulan.

Tapi ulama sekapat dalam hal bahwa lailatul qadar adalah malam mulia yang sangat baik untuk beribadah.

Dikatakan dalam sebuah tafsir, kata “seribu bulan” sebenarnya mengisyaratkan sepanjang hari. Maksudnya adalah sampai kapanpun keutamaan lailatul qadar tidak tergantikan.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top