Mengapa Bayi Baru Lahir Dikumandangkan Adzan Iqomah?

thumbnail

Dalam Islam anak yang baru lahir dianjurkan untuk dikumandangkan adzan dan iqamah di telinganya.

Hal itu akan menjauhkan bayi dari Ummush Sibyan. Sebagaimana hadits Nabi dari Husein bin Ali Ra dari Nabi SAW bersabda: “Siapa saja yang dikaruniai seorang bayi lalu dia mengumandangkan adzan di telinga kanannya dan iqomat di telinga kirinya, maka bayi itu akan dijauhkan dari Ummush Sibyan.”

Dalam buku “Fiqih Bayi” karya Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dituliskan bahwa Ummush Sibyan adalah jin perempuan. Juga ada yang mengatakan setiap yang menakutkan anak dan angin yang membuat anak sakit.

Kisah Nabi SAW Berinteraksi Dengan Tiang Masjid Nabawi Lakaknya Orang Hidup

Ibnu Qayyim juga menjelaskan tentang rahasia mengumandangkan adzan dan iqamah di telinga bayi yang baru lahir agar yang pertama didengar oleh bayi itu adalah nama Tuhannya.

“Dengan adzan, bayi diajari tentang syiar Islam ketika ia baru lahir ke dunia dan diajari mengucapakan kalimat tauhid ketika hendak puulang ke rahmatullah. Hati bayi akan terpengaruh dengan adzan meski ia belum tahu apa-apa,” tulisnya.

Ibnu Qayyim melanjutkan bahwa faidah lain dari mengumandangkan adzan di telinga bayi adalah membuat setan yang mengintai bayi itu sampai lahir menghindar darinya.

Ada Wangi Surga di Dekat Gunung Uhud

Selanjutnya setan akan senantiasa menggodanya dan mengajaknya ke jalan yang dimurkai. Jika dikehendaki Allah SWT, setan akan mendengar sesuatu yang membuatnya lemah dan marah ketika hendak mendekati bayi tersebut.

Faidah lainnya adalah agar seruan yang pertama didengar oleh bayi tersebut adalah ajakan bertaqwa kepada Allah SWT bukan seruan dari setan yang mengajaknya ke jalan yang tidak benar.
“Tak hanya itu, masih banyak faidah lainnya,” tulis Inu Qayyim.

Source; republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top