Meninggal Karena Tabrakan Termasuk Mati Syahid?

thumbnail

Tak orang yang mengatakan bahwa meninggal karena akibat tabrakan mobil dianggap sebagai hadam (meninggal karena benturan keras/hantaman/runtuhan), dan masuk kategori mati syahid. Benarkah aakn peernyataan itu?

Menurut pendapat yang lebih tepat meninggal akibat tabrakan maut maka dihukumi mati syahid. Tabrakan atau kecelakaan termasuk hukum hadam (meninggal karena benturan keras/hantaman/runtuhan) dan para korban yang mati insya Allah syahid.

Inilah Do’a Pendek Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya dan Mematikan

Orang meninggal seperti yang di atas akan diganjar mati syahid- insya Allah- dan tetap dimandikan dan dishalatkan.

Dan yang tidak usah di mandikan dan disholatkan mereka orang  yang mati syahid di peperangan. Mereka langsung dikuburkan bersama pakaian dan darah mereka, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW terhadap korban yang gugur pada peperangan Uhud.

Baca Dialognya! 2 Setan Inilah yang Menjelma Ayah Dan Ibu Menjelang Kematian

Beliau SAW tidak memandikan dan menyalati mereka serta mengabarkan bahwa mereka hidup disisi Rabb mereka dengan mendapat rezeki.

Dan orang yang meninggal karena hadam, tenggelam, sakit perut atau tha’un (penyakit pes), mereka juga dikatakan syahid, sama juga orang yang tertabrak mobil atau kecelakaan atau selainnya, mereka masuk dalam dalam kategori  syahid dari sisi pahala, namun harus  dimandikan dan dishalatkan.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top