Sahabat yang Nangis Tersedu-sedu dan Akhirnya Dipanggil ke Kediaman Nabi SAW

thumbnail

islamasyik.com

“Islam Itu Asyik Tapi Jangan Diusik.
Islam Itu Ramah Tapi Tidak Lemah.
Islam Itu Mudah Tapi Jangan Dimudah-mudahkan.”

Adalah sebuah kalamullah SWT yang membuat seorang Tsabit ibn Qais ibn Syammas al-Anshari menangis. Ia merupakan juru bicara Rasulullah SAW. Seorang sahabta nabi yang suaranya keras dan juga lantang. Sejak tahu akan firman Allah:

Bacalah: Syekh Abdul Qodir didatangi Cahaya dan Api di Atas Mihrabnya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagain kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadarinya.. (QS. Al-Hujurat Ayat 2).

Tsabit ibn Qais ibn Syammas al-Anshari duduk terdiam sembari menangis di rumahnya, sampai Rasulullah SAW mencari dan bertanya tentang kabarnya pada para sahabat. Para sahabat akhirnya memberi tahu apa yang terjadi pada Tsabit.

Bacalah: Ditolak 3 Pemakaman dan Terlantar 5 Jam, Jenazah Muslim India Tidak dikuburkan

Dan Rasulullah SAW pun memanggilnya untuk menanyakan kondisinya.

“Wahai Rasulullah, Allah telah melarang kami untuk meninggikan suara di atas suaramu. Wahai Rasulullah, aku memiliki suara keras. Aku sungguh khawatir amalanku terhapus namun aku tidak menyadarinya,” tutur Tsabit dengan jujur.

Rasulullah SAW pun menghiburnya dan mendoakan kebaikan untuk sahabat ini.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top