Ternyata Waktu Hisab di Hari Kiamat Sangat Sebentar dan Cepat

thumbnail

Semua amalan apapun kelak pada hari kiamat akan dihisab tanpa terkecuali. Sekecil biji sawipun akan dihisab oleh Allah. Sejak nabi Adam sampai manusia terakhir tidak akan luput dari hisab Allah. Mereka akan dieksekusi perihal seluruh perbuatannya yang dilakukan saat di dunia.

Allah SWT berfirman, “Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua tentang apa yang telah mereka lakukan.” Allah juga berfirman, “Maka Sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus Rasul-rasul kepada mereka dan Sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) Rasul-rasul (Kami).”

Sebenarnya berapa lama berlangsungnya hisab Allah pada hari kiamat kelak?

Imam Al-Muzani rahimahullah dalam bahasan Syarhus Sunnah memaparkan tentang waktu hisab Allah di akhirat ternyata sangat cepat.

Doa-doa Spesial yang Dipanjatkan 8 Nabi dan Rasul Ini Dikabulakn Allah

“Setelah hancur, manusia dibangkitkan. Dan pada hari kiamat, manusia dikumpulkan di hadapan Rabb-Nya.

Di masa penampakan amal manusia dihisab. Dengan dihadirkannya timbangan-timbangan dan ditebarkannya lembaran-lembaran (catatan amal).

Allah menghitung dengan teliti, sedangkan manusia melupakannya. Hal itu terjadi pada hari yang kadarnya di dunia adalah 50 ribu tahun.

Kalaulah seandainya bukan Allah sebagai hakimnya niscaya tidak akan bisa, akan tetapi Allahlah yang menetapkan hukum di antara mereka secara adil.

Sehingga lama waktunya (bagi orang beriman) adalah sekadar masa istirahat siang di dunia, dan Allah Yang Paling Cepat Perhitungan Hisabnya.

7 Tanda Hidup Seorang Hamba Diridhai Allah SWT

Sebagaimana Allah memulai menciptakan mereka, ada yang sengsara atau bahagia, pada hari itu mereka dikembalikan. Sebagian masuk surga, sebagian masuk neraka.”

Kemudian Imam Al-Muzani rahimahullah berkata, “Sehingga lama waktunya (bagi orang beriman) adalah sekadar masa istirahat siang di dunia, dan Allah Yang Paling Cepat Perhitungan Hisabnya.”

Menurut Imam Al-Muzani yang dimaksud  dengan hisab sangat sebentar adalah waktu tidur qailulah, yaitu hanya separuh siang.

Allah Ta’ala berfirman,

أُولَٰئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِمَّا كَسَبُوا ۚ وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 202).

3 Makhluk Ini Ada Keterkaitan Dekat Dengan Hari Kiamat (2)

Syaikh Dr. Muhammad bin ‘Umar Salim Bazmul menjelaskan perihal  waktu qailulah adalah jeda atau rehat sejenak menjelang shalat Zhuhur. Adapun Waktu tidur qailulah biasanya sepertiga atau setengah jam. Seperti tidur qailulah itulah waktu hisab seluruh makhluk. (Lihat Iidhah Syarh As-Sunnah li Al-Muzani, hlm. 80.)

Menurut Imam Asy-Syirbini Al-Khatib tidur qailulah; tidur sebelum zawal (matahari tergelincir ke barat). seperti sahur bagi orang yang berpuasa. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130). Berarti tidur siang ini akan semakin menguatkan aktivitas ibadah.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top