Wahai Muslimah, Tolaklah Lamaran Lelaki yang Punya 6 Watak Ini

thumbnail

Perikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dilakukan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara normna agama, norma hukum dan norma sosial. Setelah menikah, pasangan suami istri akan terlihat apa adanya dengan menunjukkan kebaikan dan keburukan dari dirinya masing-masing.

Hendaknya bagi muslimah memilih pasangan yang tepat. Memang sulit untuk menemukan pasangan yang baik dalam segala hal apalagi sempurna. Namun memilih pasangan yang baik dan penuh dengan hati-hati adalah salah satu ikhtiar agar tidak menyesal di kemudian hari.

Agar dalam hubungan suami istri penuh dengan kebahagiaan, hendaknya saling menerima apa adanya. Namun bukan berarti menerima dalam semua hal seperti akhlaknya yang buruk, bahkan jauh dalam ketaatan kepada Allah. Karena pernikahan bukan hanya tentang duniawi saja, melainkan harus dipertanggung jawabkan di akhirat.

Berikut enam tipe- laki-laki yang sebaiknya dihindari oleh muslimah untuk dijadikan suami.

Pertama, tidak taat dan taqwa kepada Allah.
Dalam memilih calon suami, hendaknya memperhatikan akhlaknya, ibadahnya dan pergaulannya. Karena suamilah yang akan memimpin keluarga hingga disurganya.

Kedua, manja terhadap orang tuanya.
Laki-laki yang manja terhadap orang tuanya dan tidak mempunyai pendirian, sebaiknya dihindari. Sedikit-dikit ngambek, lalu mengadu kepada orang tuanya, sehingga semua urusan harus melibatkan orang tuanya.

Apalagi dalam masalah rumah tangga istri kerap didzalimi dalam hal itu. Suami harus teguh pendirian, pengambil keputusan, pelindung dan pengayom bagi anak dan istrinya.

Suami yang pada akhirnya pergi karena banyaknya masalah dalam rumah tangga, biasanya mereka terlalu dimanja oleh orang tuanya dari sejak kecil.

Ketiga, pembohong
Sebaiknya hindari calon suami yang suka berbohong. Kerena satu kali saja berbohong, maka dia akan mengulanginya, kecuali jika memang benar-benar bertaubat.

Keempat, egois dan tidak mau tahu
Sifat egois suami kerap menjadikan pertengkaran dalam rumah tangga. Mereka tidak mau tahu dan tidak pedulli terhadap istrinya di saat seperti sedang hamil, sakit dan lain sebagainya. Bahkan sang istri diperintahkan untuk mencari nafkah sendiri.

Kelima, kecanduan terhadap sesuatu
Mempunyai hobi terhadap suatu hal seperti bulu tangkis tidaklah masalah. Namun jangan sampai hobinya itu menjauhkan dirinya dari Allah SWT, dan lalai terhadap tanggung jawabnya sebagi suami.

Keenam, boros
Jauhilah laki-laki yang boros dan fanatik terhadap merek-merek yang mahal dalam pakaian, kendaraan dan lainnya. Miris sekali jika untuk memenuhi gengsinya itu harus dengan cara beruhutang.

Wahai muslimah, jodoh memanglah takdir setelah ijab qabul. Namun kalian harus berikhtiar dalam memilih calon suami yang baik. Perbaikilah dirimu, karena laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik.

Semoga kita mempunyai pasangan yang menjadikan kita sebagai ladang-ladang pahala, sehingga kita dipersatukan kembali nanti disurganya.

Source: islampos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top